This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 16 Juli 2017

ANTARA MAKAN CACING, KUDA DAN ULAR SENDOK

Selepas lebaran kemarin, gue diajak sama temen-temen lama gue, untuk ngumpul sejenak. Katanya untuk melepas rasa kangen dan saling cerita, apa aja yang elu lakukan selama ini. kami pun sepakat memilih kafe di pusat kota sebagai tempat nongkrong. Obrolan pun dibuka, temen-temen gue bercerita apa saja yang dia lakukan selama ini dan pengalaman seru yang telah didapat.

Temen gue, Fahri, yang baru balik dari Bima, NTB, bercerita pengalamannya disana soal makan daging kuda.

"Eh, boy. Lain kali cobain deh makan daging kuda. rasanya, beuh dan efeknya lebihh gerrr"

Kadang gue takjub dengan kadar kepintaran temen gue dalam menyarankan suatu hal.

"Emang rasanya gimana, ri?", temen gue menimpali.

"Rasanya tuh hampir mirip daging sapi sih, tapi agak berotot gitu".

"Ya jelaslah. Itu kuda hobi lari lagi, jangan-jangan yang elu makan daging sixpack si kuda . Itu kuda habis pulang nge-gym pasti langsung dimasak mungkin" gue menyaut.

"Tapi sob, efek habis makan daging kuda beda lho" Fahri menambahkan.

"Emang apa efeknya sob? loe tiba-tiba bisa narik delman sama pak kusirnya, atau gimana?"

"Enggak gitu juga kali boy, abis makan tuh badan kita langsung nge-charge gitu. Stamina tuh kayaknya full. Pengen rasanya keliling Indonesia pake jalan kaki.

KELILING INDONESIA PAKE JALAN KAKI !!!

Wah gilakkk banget sih itu, pikir gue dalam hati.

Selepas Fahri bercerita tentang pengalaman kuliner ekstrim. tiba-tiba topik obrolan menjadi adu pamer tentang pengalaman makan makanan yang paling ekstrim.

Selanjutnya, temen gue, si Julius yang mulai pamer.

"Kalo gue sih pernah makan daging ular sendok sob".

WHATTT, gue gak heran sih sama orang yang makan uler. Tapi ini temen gue sendiri. Ntar jangan-jangan dia makan gue juga kali.

"Gimana ceritanya elu bisa makan itu ular sob?", tanya gue

"Gue juga lupa ceritanya gimana, yang gue tau nyokap gue nemu itu ular didapur, trus dimasak".

"Hahhh??? itu nyokap lu kekurangan bahan makanan atau bokap elu kurang ngasih duit belanja tuh? sampe begitunya masak ular". Tanya gue.

"Gue lupa kenapa, tapi yang gue tahu gue makannya dengan lahap".

"Trus apakah efeknya badan lu akan menari-nari kalo denger suara seruling? tanya gue

 "Ya enggaklah, palingan efeknya bikin lidah gue melet-melet dengan sendirinya, hehehe"

"Ya enggaklah" dia melanjutkan

"Elu sendiri apa sob? pengalaman ekstrim lu makan makanan aneh?" tanya temen gue

""Gue sih cuma pernah makan cacing sob" gue menjawab

"Cacing???"

"Iya, waktu itu gue masih kecil dan gue tuh menderita penyakit tipes, dan waktu itu juga, gue sama bokap gue ada di desa terpencil gitu. Jadi gak ada yang jual obat-obatan. Terus, orang disekitar nyaranin gue buat makan cacing. Gue sih ogah sebenernya dengerin ide gila itu. 

Tapi pada saat itu gue gak sadar, (ceritanya)  waktu itu gue lagi makan indomie goreng. Rupanya disela-sela mie "kampret" goreng tadi diselipin sama bokap gue dengan cacing yang udah digoreng. gue sih gak sadar, gue kira bawang goreng malahan. Udah abis, bokap gue baru bilang kalo beliau udah nambahin 3 ekor cacing kedalam mi goreng tersebut. Gue pengen marah sih sama bokap gue, tapi gak mungkin gue ngelawan orang tua kan.

Gue pengen nyaut gitu, "PAK, INIKAN MIE GORENG EKSTRAK BAWANG GORENG, BUKAN MIE GORENG PLUS CACING GORENG. LAGIAN DIBUNGKUS INDOMIENYA GAK ADA INSTRUKSI PENYAJIANNYA PAKE CACING, PAK. PIHAK INDOMIE GAK MUNGKIN NYARANIN HAL SECEROBOH ITU, PAK. SAYA BISA LAPOR KE KAK SETO LHO, PAK."

"Terus sakit tipes lu ilang", tanya temen gue

"Bukan lagi ilang sob. Abis makan itu cacing, gue dengan ajaibnya bisa menerobos kedalam tanah, hahahahaa"

"Ya enggak lah" gue melanjutkan

kami tertawa di tengah hingar bingarnya malam itu

dan buat kalian yang percaya cerita ini, ya enggaklah.....

Fiksi doang ini,



Jumat, 14 Juli 2017

BONUCCI, SANG ULTIMATE DEFENDER

Kabar mengejutkan datang dari turin, Italia. Leonardo Bonucci tiba-tiba berganti seragam di  milan. Suprise tentu saja, karena Bonucci salah satu tripleta di lini belakang Juventus bersama Giorgio Chiellini dan Andrea Barzagli. Entah apa yang menyebabkan hal itu terjadi, tapi saya percaya, Juventini pastilah merasa sedih.

Bonucci direkrut Juventus dari Bari seharga 15,5 jt euro. Pada saat itu Bonucci tampil apik dalam menggalang pertahanan Bari. Duetnya bersama Andrea Rannochia berhasil (Pada saat itu) hanya kemasukan 3 gol (sampai pekan 10). Digadang-gadang sebagai duet centerback terbaik Italia setelah Nesta dan Maldini. Pada saat itu saya berpikir Juve akan merekrut Rannochia, yang saat itu lebih dibesar-besarkan media. Tapi Juve mengambil resiko dengan merekrut Bonucci dan pada akhirnya Rannochia malah berlabuh ke Inter Milan.


Musim perdananya di Juventus, bon-bon (Panggilan Bonucci) agak kurang bersinar, meskipun mencetak goal di debut perdananya. Setelah Juventus punya nahkoda baru bernama Antonia Conte, disitulah grafik permainan bon-bon meningkat. Conte menemukan formulasi baru yaitu bermain dengan formasi 3-5-2 dan Bonucci dipasangkan bersama Chiellini dan Barzagli (BBC). Formasi tersebut berhasil dalam meredam serangan dari tim lawan. Bon-bon mempunyai peranan khusus sebagai ball playing disektor pertahanan. Acapkali Juventus memulai serangan dari kaki-kaki Bonucci. Sukses tersebut berlanjut di Timnas Italia. Duet BBC bersinar di gelaran Euro 2012, meskipun pada akhirnya dibantai oleh timnas Spanyol. 

Sampai musim 2016/2017 berakhir, musim Bonucci bersama Juventus terbilang sukses. Berhasil Scudetto 6 kali berturut-turut dan hattrick coppa italia membuat namanya besar. Sempat diisukan akan reuni dengan mantan pelatihnya Antonio Conte, yang bahkan Chelsea sudah melayangkan tawaran sebesar 60 jt euro, tapi manajemen Juve menolaknya. Chelsea sampai beralih ke Bek Jerman, Rudiger yang diboyong dari AS Roma. Pada akhirnya Bonucci pindah ke Milan, yang sedang jor-joran membangun skuad yang tangguh buat musim depan.

Saya sendiri pengagum berat Bonnuci. Sempat dulu menjadi fans Juventus (hehehe) membuat saya terpana akan permainnya. Saya gak pernah lupa saat bon-bon mengirimkan trough pass ke Giacherinni saat melawan AS Roma di perempat final coppa italia. Seakan de Javu  skema permainan tersebut berlanjut di euro 2016 saat italy bertemu Belgia. Bonucci merupakan salah satu ultimate defender di era modern.



Good luck bon-bon, semoga sukses di klub barumu, addio amico....



Selasa, 11 Juli 2017

[Review] ASUS ZenBook buat para kreator digital

Hello guys, hari ini gue mau mereview sedikit tentang laptop keluaran terbaru dari ASUS. Yup, ASUS seakan tidak pernah bosan mengeluarkan ide-ide brilian terhadap produk terbarunya. Kali ini mereka meluncurkan ASUS ZenBook UX410, yang hadir dengan tampilan yang elegan dalam balutan desain yang ramping dan ringan. Dengan ketipisan kurang dari 18.95mm nyaman dibawa kemana saja, apalagi beratnya yang hanya 1.4kg sehingga tidak terasa berat saat dibawa.



Soal performa ZenBook UX410 tak perlu diragukan lagi. Performa luar biasa dihadirkan dengan Intel Core i7, dengan RAM 16 GB DDR4 213MHz dan grafis NVIDIA® GeForce® 940MX. Dengan spesifikasi tadi, sangat mudah bagi kalian yang punya hobi bermain game tidak sulit menyalurkan hobi kalian, walaupun ukuran game yang kalian mainkan sangat besar. 

Untuk kalian yang hobi Hangout di cafe, Zenbook UX410 dilengkapi Wi-Fi 802.11ac yang memberikan kecepatan super serta Bluetooth® 4.1 yang memudahkanmu menghubungkannya dengan perangkat gadgetmu. Tersedia juga reversible Port USB tipe C yang sangat revoslusioner yang memberikanmu yang memberikanmu akses dengan kecepatan tinggi terhadap perlengkapan dengan kinerja tinggi lainnya. Dengan Port HDMI, kamu dapat menghubungkannya ke monitor, TV atau proyektor tanpa kesulitan berarti.

Walaupun ukurannya yang tipis dan ringan ZenBook UX410 memiliki layar 14-inci dengan tampilan Full HD. Rahasianya adalah bezel ultra tipis 6mm, sehingga mampu memasangkan layar yang lebih besar, dan juga memberikanmu tampilan dengan tingkat resolusi yang sangat mengagumkan. Dengan kerapatan pixel 276 per inci yang sangat luar biasa membuat semua detail terkecil seperti butiran pasir dan sebening embun.


ZenBook UX410 juga memberikan fitur display dengan 72% NTSC sehingga menampilakan lebih banyak warna, dimana warna tersebut lebih akurat dan terasa lebih hidup daripada tampilan standar. Dan juga teknologi tampilan sudut yang lebar menjamin bahwa kontras dan reproduksi warna tidak terdegradasi hingga 178°

Hal menarik lainnya dari ZenBook UX410 adalah fitur ASUS Eye Care. Yaitu, suatu mode yang dapat melindungi mata anda dari paparan sinar biru yang dipancarkankan oleh display LCD. Mode ASUS Eye Care mengurangi emisi lampu biru hingga 30% sehingga mata Anda selalu terlindungi saat mode ini digunakan.


Penyimpanan dengan kecepatan tinggi sangatlah penting untuk pengalaman komputasi yang tanpa hambatan, dan untuk yang satu ini tidak ada yang lebih cepat dari 1TB harddisk (HDD) dikombinasikan dengan 128GB solid-state disc (SSD) pada ZenBook UX410. Menyimpan atau memuat file-file dan dokumen yang besar sangat cepat dibandingkan dengan hardisk biasa, dan jeda waktu saat menyalakannya pun berkurang cukup signifikan. SSD juga cukup awet dan tahan banting, membuat ZenBook UX410 memiliki ketahanan yang luar biasa.

Touchpad yang dilapisi kaca yang presisi menggunakan teknologi yang dikembangkan ekslusif untuk layar sentuh smartphone, memberikan sensitifitas tinggi dan akurasi yang luar biasa pada ZenBook UX410. Touchpadnya juga menggunakan sensor sidik jari terdepan untuk login yang cepat, mudah dan aman.

Suara yang luar biasa selalu menjadi keunggulan dari ZenBook UX410, dibantu dikembangkan oleh tim ASUS Golden Ear dan Harman Kardon, teknologi ASUS SonicMaster memberikan kualitas suara terdepan untuk ukuran sebuah laptop. Rancangan yang menggabungkan kemampuan hardware superior dan software yang dedesain secara luar biasa, memastikan ZenBook UX410 memberikanmu pengalaman suara terhebat.

Sekian hasil review saya. Intinya ASUS ZenBook UX410 cocok buat kalian para gamers yang kadang membutuhkan spesifikasi laptop yang lumayan bagus  dalam segi grafis dan ukuran RAM yang besar. Laptop ini juga lumayan untuk menemani kalian beraktivitas diluar karena desainnya yang elegan. So, jangan tunggu lama-lama. Kalau kalian tertarik membelinya kalian dan bertanya-tanya berapa harga dari laptop tersebut. Dilansir dari website online shop di indonesia yaitu Lazada, (laptop ZenBook UX410 ini dibanderol dengan kisaran harga sebesar 14Jt - 15Jt rupiah)

Saya yakin sekali para kreator digital pasti akan membutuhkan sebuah laptop canggih ini, karena biasanya mereka suka nyantai ke cafe atau Wi-Fi corner untuk menyelesaikan pekerjaan nya masing-masing tanpa harus takut tas kalian menjadi berat karena diisi dengan laptop.


























































Senin, 12 Desember 2016

Perbanyak Membaca Ketimbang Membacot

Jika ingin pintar banyak-banyaklah membaca, kata guruku sewaktu di sekolah dasar. Bahkan wahyu pertama yang diterima Rasulullah SAW adalah Iqra' yang artinya bacalah, yang menyiratkan pentingnya membaca. Di Indonesia, minat membaca masih rendah. Berdasarkan studi "Most Littered Nation In the World" yang dilakukan oleh Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016 lalu, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca. (sumber : Kompas.com) Indonesia dibawah Thailand dan diatas Botswana. Itu kalo pemerintah Botswana membuat program penggalakan membaca buku, bukan gak mungkin kita diperingkat paling akhir.

Kalo dikerucutkan sumber masalahnya, kenapa bangsa kita kurang berminat dalam membaca, mungkin pendapat gue ini bisa mewakilinya:

pertama, membaca buka aktivitas yang populer alias gak gaul.
ya memang, orang yang suka baca buku acapkali dibilang kutu buku. Yah seenggaknya gak dibilang kutu kupret lah ye. masih mending. Dan ini pernah gue alami. waktu kuliah, ada kelas, dan dosennya belum datang. Maka gue pun iseng baca-baca buku. Belum semenit gue baca buku, temen gua nyamperin sambil bilang kutu buku amat sih elo. Lah salah gue apa? Lagian itukan jamnya kuliah. Beda hal kalo gue baca bukunya di diskotik, dimana semua orang pada joget, disitu elo boleh marahin gue, kalo gue lagi baca buku.

yang kedua. mengabaikan sumber referensi
Istilah copy-paste sangat tidak asing bagi kita, terlebih lagi bagi mahasiswa. Mengcopy-paste merupakan hal yang lazim, meskipun sebenarnya salah. Yang diperbolehkan hanya mengutip. Mengutip sama mengcopy-paste jelas hal yang berbeda. Mengcopy-paste yaitu mengambil semua kalimat tanpa mencantumkan sumbernya. Sedangkan mengutip adalah mengambil sebagian pernyataan ( kalimat ) dengan mencantumkan sumbernya. Masalah utamanya adalah kita kurang peduli dalam mencari sumber aslinya. Masalah utama gue semasa perkuliahan juga. Sewaktu mengerjakan tugas dari dosen, seringkali gue cuma copas dari internet saja. Ketika ditanyakan sumbernya mana, gue hanya bisa bilang nyari di internet pak. Kan salah. Makanya mahasiswa yang udah terbiasa mengcopas untuk tugas  kuliah, maka akan kesulitan ketika mengerjakan skripsi. karena di skripsi kita diharuskan mencantumkan refrensinya beserta nama penulisnya/pembuatnya.

dan yang terakhir, lebih sedikit baca tapi banyak bacotnya
Istilah tong kosong besar bunyinya bisa jadi pengandaian yang tepat buat menggambarkan pernyataan diatas. kerapkali gue menemukan orang-orang (terutama, di fesbuk) yang banyak bacotnya. Padahal sebenarnya di gak tahu apa-apa. Pernah suatu hari, ada yang  nge-share berita tentang gadis yang mempunyai wajah mirip bidadari di Sulawesi. Setelah gue telusuri, ternyata itu cuma berita hoax. Padahal aslinya itu cuma boneka yang dikasih pakaian. Gak beda sama mannequin di toko-toko baju. Makanya sebelum memposting sebuah berita, pastikan dulu berita itu kredibel gak? bisa dipertanggungjawabkan gak? jangan main posting aja kalo belum tahu kebenarannya.

Maka dari itu, perbanyaklah membaca. Banyak-banyaklah membeli buku. Jika membeli sebuah smartphone canggih aja mampu, masa beli buku aja nggak sanggup?




Stand Up Comedy dan Pandji Pragiwaksono

Di tahun 2011, gue tertarik sama dunia stand up comedy. Pada tahun tersebut Kompas TV menyelenggarakan kompetisi stand up comedy Indonesia. Untuk kalian yang belum tahu, stand up comedy adalah sebuah pertunjukan seni melawak tunggal (perorangan). Gue agak telat mengikuti acara tersebut, yang gue tahu acaranya udah sampe tiga besar. Akbar, Ernest dan Ryan adalah peserta yang tersisa. Ryan dengan aksi impersonet, Akbar dengan bit-nya tentang rumah sakit serta Ernest yang sering membahas tentang Cina meriuhkan acara tersebut. Pada akhirnya Ryan Adriandhi lah yang jadi juaranya.

Setelah melihat acara tersebut, gue semakin tertarik mencari tahu tentang stand up comedy. Raditya Dika pertama kali yang muncul. Sebelumnya yang gue tahu dari Radit adalah seorang penulis buku dengan genre comedy. Ketika Radit stand up, doi lucu juga ternyata. Acapkali membahas tentang jomblo, anak alay serta gaya pacaran remaja sekarang, yang terkadang bikin orang-orang tertawa. 

Selanjutnya ada Om Sammy yang yang mempunyai julukan Not a Slim Boy. Beliau membawakan materi politik dengan gaya stand up comedy. Pak SBY sering jadi bahan lelucon beliau. Yang gue inget, beliau pernah menganalogikan Bank Century dengan bang Stand up comedy (That’s make me laugh). 

Dan yang paling gue kagumi saat ini adalah Pandji Pragiwaksono. Bang Pandji lah yang membuat gue semangat dalam belajar stand up comedy. Materi-materi stand up beliau yang sifatnya membuka mata, mengajak dan menertawakan kebodohan kita sehari-hari serta mengkritisi kebijakan pemerintah. Sampai saat ini hanya Pandji lah yang sudah membuat 4 show special stand up comedy dan bahkan 2 show special terakhirnya (Mesake Bangsaku dan Juru Bicara) sampai dibawakan keliling dunia yang menasbihkan beliau sebagai Mr.World Tour.


Dari segi materi bang Pandji sangat berkembang dalam tiap specialnya. Pada show pertama, Bhineka Tunggal Tawa, Pandji membawakan tema tentang persatuan. Banyak pembahasan yang menarik,seperti Aa Gatot yang diangkat jadi ketua PARFI, Maskot Sea Games,  hingga jalan buntu 46. Meskipun ada materi yang sensitif kayak Osama bin Laden dan FPI. 

Selanjutnya, show kedua beliau yang bertajuk merdeka dalam bercanda. Di show ini materinya lucu dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Seperti rokok, followers Raditya Dika, toilet hingga Museum Palalogical di Islandia.

 Mesakke Bangsaku adalah special pandji yang ketiga dan yang paling gue suka. Di special kali ini, materinya agak berbobot karena membahas tentang ketidakadilan bagi minoritas di Indonesia. Dari penyandang disabilitas, pengusaha, Etnis Tionghoa, gay, perempuan hingga jomblo pun dijadikan bahan materi oleh Pandji. Materi yang paling gue suka ketika Pandji membahas orang-orang yang gak protes terhadap kesalahan yang mereka lihat. Seperti penyalahgunaan Toa Masjid, Iklan yang berbohong dan pejabat yang menggunakan Voorijder.

Dan show terakhir, Juru bicara yang digelar sampai 5 benua (23 kota) dan terakhir ditutup di Jakarta, 10 desember kemarin. Gue emang belum nonton special tersebut. Padahal gue udah berburu pada presale pertama, 17 Agustus kemarin. Yah karena belum rejekinya,  batal lah gue nonton show tersebut. FYI, show tersebut ditonton sebanyak 3500 orang. Ketika gue lihat di timeline twitter gue, gimana reaksi puas para penonton dan apresiasi terhadap stand up tersebut membuat gue semakin iri. Mungkin gue harus bersabar sampai April buat beli digital downloadnya dan membuat gue bekerja keraslagi agar bisa menontonya secara langsung ketika bang Pandji membuat stand up special kelimanya. Amin

Sabtu, 10 Desember 2016

Hari Terakhir Bersamanya

Saya masih ingat wajahnya
Pun juga dengan perangai sifatnya
Saat bersamanya, tertawa bersamanya, menghabiskan waktu dengannya

Waktu itu, saya masih ingat, ketika kami berdua pergi menonton film di bioskop
Dia bilang "Aku pengen banget nonton film ini, ceritanya kayaknya bagus deh"
Terlihat dari raut wajahnya, sepertinya dia beneran ingin menonton film tersebut
Kami pun memesan tiket, dan menunggu film tersebut mulai

Sembari menunggu, dia bilang kepada saya 

Aku kok merasa ada sesuatu yang aneh ya?

Aneh kenapa? 

Gak papa, kayak ada sesuatu yang buruk deh 

Buruk apanya? Gak jelas ihh

Ihh,,, sulit deh kayaknya mau dijelaskan. Kamu pun gak bakalan ngerti

Kalo emang sulit dijelaskan, ya gak usah diomongin. Susah amat sih

Kamu mah gitu,,,,

Kami pun terdiam sejenak

Beberapa saat kemudian filmnya dimulai
Sepanjang filmnya main, dia tampak gak bereaksi sedikit pun
Agak aneh untuk seseorang yang dari awal ingin menonton film tersebut
Mungkin percakapan sebelumnya masih membekas dipikirannya

Kurang lebih hampir dua jam film tersebut diputar, dan kami pun keluar dari bioskop 

Filmnya bagus yah, tapi kok kamu kayaknya gak bereaksi apa-apa sepanjang film tersebut

Hmmmm......    Ntahlah. 

Aku ada salah yah sama kamu?

Enggak.....

Apa karena percakapan tadi, soal firasat kamu?

Hmmm......


Selanjutnya dia tidak berbicara lagi, menimbulkan setumpuk tanda tanya yang belum terjawab

Hari itu terakhir kami bertemu, karena keesokkan harinya . . . . . . . . . .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
IA RESMI MENJADI ANGGOTA DARI  PAGUYUBAN PENYEMBAH LOGO INDOM*RET


Sabtu, 12 November 2016

Ain't It Fun


Akhir-akhir ini beranda facebook gue mendadak panas

Temen-temen facebook gue terbelah menjadi dua kubu

Terakhir kali ini terjadi pas pilpres 2014

Kejadian yang sekarang ini mungkin masih ada sangkut pautnya

Mulai dari adu posting berita ecek-ecek 

sampai  dengan berita dari media yang punya kredibilitas

Hal itu mereka lakukan, untuk menunjukan bahwa mereka berada di pihak yang benar

You're not the big fish in the pond no more
You are what they're feeding on

Siapa yang salah dan siapa yang benar, tidak ada yang tahu

Yang mereka lakukan itu, hanya untuk menunjukan bahwa mereka masih bertahan dari argumentasi 

pihak lawan, yang tiap hari keluar dan mengganggu zona nyaman mereka.
I don't mind letting you down easy
But just give it time
If it don't hurt now then just wait, just wait a while

“Ain't it fun?”

Apakah dengan melakukan itu membuatmu merasa nyaman?

Apakah dengan melakukan itu membuatmu menjadi seorang pemenang?

Apakah dengan melakukan itu membuat lawanmu menjadi seorang pecundang?

So what are you gonna do when the world don't orbit around you?

Bagaimana jika kamu yang kalah?

Bagaimana jika yang kamu lakukan itu, membuatmu menjadi seorang pecundang?

Bagaimana jika yang kamu lakukan itu, membuat lawanmu menjadi seorang yang dipuja?

So what are you gonna do when the world don't orbit around you?
 
So, kenapa gak kamu abaikan saja mereka?

Biarkan saja lawanmu melakukan intimidasi

Melawan mereka hanya menghabiskan energi

Biar saja, kelak mereka akan pergi

Dan menyesali bahwa mereka adalah orang yang sangat merugi
You see, it's easy to ignore trouble 
When you're living in a bubble
Mengutip kata-kata pak Presiden

Energi kita akan habis jika hanya sibuk urusi pertentangan”
Selagi kita di sini sibuk berdebat, 

negara tetangga seperti Timor Leste sedang berpikir membuat jalan ke bulan,

dan Papua Nugini sedang memetakan planet uranus agar bisa ditanami sayur-sayuran.